Kamis, 18 Mei 2017

Suspensi

Hasil gambar untuk sediaan suspensi farmasi
suspensi

Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase cair. 


Macam-macam sediaan suspensi :
  1. suspensi oral
  2. suspensi topikal
  3. suspensi tetes telinga
  4. suspensi optalmik
  5. suspensi injeksi intra muskular.
Keuntungan dan kerugian sediaan suspensi

  • Keuntungan
  1. baik digunakan untuk orang yang sulit untuk mengkonsumsi tablet, pil, kapsul.
  2. memiliki homogenitas yang cukup tinggi.
  3. lebih mudah diabsorbsi.
  4. dapat menutupi rasa yang tidak enak.
  5. dapat mengurangi penguraian zat aktif yang tidak stabil dalam air.
  • Kerugian
  1. memiliki stabilitas yang rendah.
  2. jika terbentuk cacking maka akan sulit terdispersi kembali.
  3. ketepatan dosis lebih rendah dibandingan sediaan larutan
  4. suspensi harus dilakukan pengocokan. 

Emulsi

Menurut FI IV, Emulsi adalh sistem, duan fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan yang lain, dalam bentuk tetesan kecil. Stabilitas emulsi dapat dipertahankan dalam penambahan zat yang ketiga disebut emulgator. 

Tipe emulsi yaitu:
  1.  Tipe O/W (oil in water) adalah emulsi yang terdiri dari butiran minyak yang tersebar dalam air. Minyak sebagai fase internal dan air sebagai fase eksternal.
  2.  Tipe W/O (water in oil) adalah emulsi yang terdiri dari butiran air yang tersebar dalam minyak. Air sebagai fase internal dan minyak sebagai fase.
Hasil gambar untuk emulsi
Tipe emulsi

Kelebihan dan kekurangan emulsi:
  • Kelebihan 
  1.  Dapat membentuk sediaan yang tidak saling bercampur menjadi dapat bersatu menjadi sediaan yang homogen. 
  2.  Mudah ditelan.
  3.  Dapat menutupi rasa yang tidak enak pada obat.
  • Kekurangan
  1. Kurang praktis dan stabilitas rendah dibandingkan tablet.
  2. Takaran dosis kurang teliti.

Capsulae

Menurut FI III, Kapsul adalah bentuk sediaan obat terbungkus cangkang kapsul, keras atau lunak. Cangkang kapsul dibuat dari gelatin dengan atau tanpa zat tambahan lain.

Secara garis besar, kapsul dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. kapsul keras (hard kapsul)
     Hard capsule terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian badan kapsul dan tutup kapsul. badan kapsul lebih panjang dari penutup kapsu, sedangkan penutup kapsul memiliki diameter lebih besar dari badan kapsul. Biasanya, kapsul keras digunakan untuk bahan obat padat seperti, serbuk, granul. 

Hasil gambar untuk kapsul
hard capsulae
2. kapsul lunak(soft capsulae)
       Merupakan wadah yang hanya memiliki satu bagian yang menjadi satu.biasanya, soft kapsul digunakan untuk sediaan yang cair . Misalnya, kapsul minyak ikan. 
Hasil gambar untuk kapsul
soft capsulae

Kerugian sediaan kapsul:
  1. Mudah rusak oleh suhu yang lembab.
  2. Tidak dapat untuk zat yang mudah menguap karena pori-pori kapsul tidak dapat menahan penguapan.
  3. Tidak dapat untuk zat higroskopis.
  4. Tidak dapat untuk zat yang dapat bereaksi dengan cangkang kapsul.
  5. Tidak dapat untuk balita. 
Kelebihan sediaan kapsul:

  1. Bentuk menarik dan praktis.
  2. Cangkang kapsul tidak berasa, sehingga dapat menutupi bau dan rasa yang tidak enak.
  3. Mudah ditelan, dan cepat hancur atau larut dalam perut.

Pulvis

Hasil gambar untuk pulvis
Pulvis


Menurut FI IV, pulvis (serbuk) adalah campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan dan ditujukan untuk pemakaian oral maupun topikal.
 
Jika tidak dinyatakan lain, persyaratan sediaan serbuk adalah kering, halus, dan homogen. namun, dalam penyimpanan sediaan berisiko menjadi lembab.
 
Sediaan serbuk mempunyai permukaan yang luas, sehingga mudah terdispersi, oleh sebab itu sediaan ini sediaan ini cepat diserap oleh tubuh. obat dalam bentuk serbuk dapat diberikan kepada anak anak dan orang dewasa yang sulit menelan kapsul maupun tablet.
 
kerugian sediaan serbuk yaitu tidak dapat menutupi rasa pahit obat, sepat, dan lengket dilidah.
 
 

Suspensi

suspensi Suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase cair.  Macam-macam sed...